Jurnalistik Dalam Islam
Ayat-ayat Jurnalistik Dalam Al-Quran

By admin96 11 Apr 2020, 18:39:31 WIB Pendidikan
Jurnalistik Dalam Islam

Gambar : Sekolah Jurnalistik


Kedudukan berita dan pembawa berita sangat penting. dan saat ini, Rasulullah SAW sudah tiada. Maka tugas beliau sebagai pemberi dan pembawa berita (informasi) berpindah tangan. salah satu diantaranya adalah kepada jurnalis (sebagai pembawa kabar). berbeda dengan Rasulullah SAW yang utusan Allah SWT, seorang jurnalis menyampaikan berita tidak karena perintah langsung dari Rabb, tapi dari hasil pengamatan tentang suatu kejadian yang dirasakan perlu unutk diketahui oleh masyarakat. Allah SWT berfirman:

Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. (QS. Al-A'raf: 57)

Atas dasar ini, dapat dipahami, bahwa tujuan penyampaian kabar adalah sebagai pemenuhan hak untuk tahu, membimbing (to guide), pemberi isyarat (petunjuk), komunikasi umat manusia (human communication), dan penyebaran informasi.

Dalam Al-Qur'an, kedudukan berita tidak dapat diremehkan. ini terlihat dari 114 surat yang ada di dalam Al-Qur'an. 33 surat diantaranya membuat 66 kata berita dari 66 ayat. Meskipun tidak semuanya dapat disebut dapat sebagai ayat-ayat yang mempunyai unsur-unsur dan bermakna jurnalistik. Surat-surat dan ayat-ayat lain yang tidak ada kata beritanya, di dalamnya juga tidak menutup kemungkinan mengandung unsur-unsur dan bermakna jurnalistik.

Surat-surat yang memuat ayat yang menggunakan kata berita di dalamnya adalah:

  1. Surat ke 3 Ali Imran, ayat 44
  2. Surat ke 4 An-Nisa, ayat 83, 165
  3. Surat ke 5 Al-Maidah, ayat 19, 42, 41
  4. Surat ke 6 Al-Anam, ayat 5, 34, 67
  5. Surat ke 7 Al-Araf, ayat 57. 175, 185, 188, 101
  6. Surat ke 9 At-Taubah, ayat 70
  7. Surat ke 10 Yunus, ayat 64, 71
  8. Surat ke 11 Hud, ayat 71, 74, 49, 100
  9. Surat ke 12 Yusuf, ayat 87, 102
  10. Surat ke 14 Ibrahim, ayat 9
  11. Surat ke 15 Al-Hijr, ayat 18, 54
  12. Surat ke 16 An-Nahl, ayat 59
  13. Surat ke 18 Al-Kahfi, ayat 56
  14. Surat ke 24 An-Nur, ayat 11,12, 13, 14, 15, 16, 19
  15. Surat ke 26 Asy-Syua'ra, ayat 6, 221
  16. Surat ke 27 An-Naml, ayat 2, 22
  17. Surat ke 28 Al-Qashah, ayat 29
  18. Surat ke 30 Ar-Rum, ayat 46
  19. Surat ke 31 Luqman, ayat 15
  20. Surat ke 33 Al-Ahzab, ayat 20, 47, 60
  21. Surat ke 34 Saba, ayat 7, 28
  22. Surat ke 35 Fathir, ayat 24
  23. Surat ke 38 Shad, ayat 21, 67, 88
  24. Surat ke 39 Az-Zumar, ayat 7, 17
  25. Surat ke 41 Fushilat, ayat 4, 50
  26. Surat ke 48 Al-Fath, ayat 8
  27. Surat ke 49 Al-Hujurat, ayat 6
  28. Surat ke 53 An-Najm, ayat 59
  29. Surat ke 54 Al-Qamar, ayat 28
  30. Surat ke 58 Al-Mujadilah, ayat 6, 7
  31. Surat ke 62 Al-Jum'at, ayat 8
  32. Surat ke 64 At-Taghabun, ayat 5, 7
  33. Surat ke 78 An-Naba, ayat 2

 

Sumber: Amilia Indriyanti, Belajar Jurnalistik dari Nilai-Nilai Al-Quran: Suplemen Berkualitas bagi Individu Muslim, Solo: Samudera, 2006. Cet ke I, hlm 58-60




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment